Aceh Tenggara -- Suasana khidmat menyelimuti Operation Room Kantor Bupati Aceh Tenggara, Selasa, 4 Februari 2026 lalu. Sejumlah tokoh ulama, pejabat daerah, dan pengurus Persatuan Islam (Persis) dari berbagai tingkatan berkumpul dalam satu agenda pelantikan Pimpinan Daerah Persis Kabupaten Aceh Tenggara masa jihad 2026–2030. Momentum ini menandai babak baru perjalanan dakwah Persis di Tanah Alas.
Pelantikan tersebut tidak sekadar seremoni organisasi, melainkan peneguhan komitmen Persis terus hadir di tengah masyarakat Aceh Tenggara dengan membawa misi dakwah, pendidikan, dan penguatan sosial keumatan.
Ketua PD Persis Aceh Tenggara, Ustaz Kosim Nurseha, S.Pd.I, dalam sambutannya menegaskan kesiapan kepengurusan baru bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.
“Kami siap berkhidmat dan bekerja bersama, membangun umat melalui dakwah yang menyejukkan, pendidikan yang mencerahkan, dan program sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Kehadiran Ketum PP Persis
Pelantikan ini menjadi istimewa dengan kehadiran langsung Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Islam, Ustaz Dr. K.H. Jeje Zaenuddin, M.Ag, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.
Kehadiran dia di Aceh Tenggara untuk melantik pengurus sekaligus membawa pesan ideologis dan historis tentang Persis sebagai gerakan dakwah.
Dalam arahannya, Jeje Zaenuddin mengulas secara singkat sejarah berdirinya Persatuan Islam yang sejak awal konsisten menjadikan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai landasan utama perjuangan.
Ia menekankan pentingnya istiqamah dalam berorganisasi, terutama di tengah dinamika sosial dan tantangan umat yang terus berkembang.
“Persis hadir bukan sekadar sebagai organisasi, tetapi sebagai gerakan dakwah. Maka para pengurus harus lurus niatnya, kuat manhajnya dan konsisten dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang murni dan mencerahkan,” pesannya.
Kunjungan Ketum PP Persis ke Aceh Tenggara juga dirangkai dengan agenda kemanusiaan, yakni peresmian rumah hunian sementara di Desa Aunan dan Desa Bukit Baru Kecamatan Ketambe Kabupaten Aceh Tenggara. Agenda ini menegaskan, dakwah Persis tidak hanya berbicara mimbar, tetapi juga hadir melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
Legalitas Organisasi
Rangkaian pelantikan dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan peresmian dan pendirian PD Persis Kabupaten Aceh Tenggara oleh Wakil Sekretaris Umum PP Persis, Ir. Muhammad Faisal Nursyamsi. Pembacaan SK tersebut menjadi penanda resmi berdirinya PD Persis Aceh Tenggara sebagai struktur organisasi yang sah dan diakui dalam tubuh Persatuan Islam.
Selanjutnya, Pimpinan Wilayah Persis Aceh, Ustaz Drs. Chairul Azman BK, membacakan Surat Keputusan pelantikan tasykil atau susunan pengurus PD Persis Aceh Tenggara masa jihad 2026–2030. Para pengurus yang dilantik berasal dari beragam latar belakang, mencerminkan semangat kolektif dan kebersamaan dalam mengemban amanah organisasi.
Acara pelantikan dipandu dengan tertib dan khidmat oleh Ustaz Masrur, M.Ag, selaku pembawa acara sekaligus Sekretaris PW Aceh.
Dukungan Pemerintah
Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menyambut baik kehadiran dan penguatan peran PD Persis di daerah tersebut. Mewakili Bupati Aceh Tenggara, Asisten I Setdakab Aceh Tenggara, Muhammad Ridwan, S.Sos., M.M, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Persis dalam pembinaan keislaman.
Ia berharap PD Persis Aceh Tenggara menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga harmoni sosial, meningkatkan kualitas kehidupan beragama, dan mendukung pembangunan daerah berbasis nilai-nilai keislaman.
Hadir pula dalam kegiatan ini unsur Forkopimda Kabupaten Aceh Tenggara, tokoh alim ulama setempat, dan perwakilan Pengurus Wilayah Persis Sumatera Utara, di antaranya Ustaz Surya Darma selaku Sekretaris dan Ustaz Tauhid Ikhyar selaku Bendahara. Kehadiran lintas wilayah ini menunjukkan kuatnya jejaring Persis sebagai jam’iyah dakwah nasional.
Menatap Masa Depan Dakwah
Dengan dilantiknya kepengurusan baru, PD Persis Kabupaten Aceh Tenggara diharapkan mampu menjalankan program-program strategis yang menyentuh berbagai sektor, mulai dari dakwah, pendidikan, ekonomi umat, zakat, wakaf, hingga informasi dan komunikasi.
Adapun susunan pengurus PD Persis Kabupaten Aceh Tenggara masa jihad 2026–2030 yang dilantik sebagai berikut: Ketua Kosim Nurseha, S.Pd.I, Wakil Ketua I Rusdi, dan Wakil Ketua II Zainal Abidin. Sementara Sekretaris Mursal Munir dan Wakil Sekretaris Mashuri Haryono. Bendahara Samsul Bahri Barat dan Wakil Bendahara Muhaimin Adelio Sachi. Pengurus dilengkapi penasihat dan para ketua bidang garapan. (Sayed M. Husen)
