Oleh : Nurjannah Usman
Narkoba,
Namamu membuat kami ngeri
Untuk sekedar menyebutnya
Walau terkadang ia datang tak selalu dengan ancaman,
kadang ia hadir lewat teman,
tawa sesaat dan janji kenikmatan yang menipu.
Ia merampas akal, mengeringkan harapan,
mengubah anak yang dibanggakan ibu
menjadi air mata di setiap sujud malamnya.
Berapa rumah runtuh karenanya,
berapa masa depan terkubur sebelum tumbuh,
berapa doa ayah yang pecah
menyaksikan anaknya tersesat jauh.
Padahal Allah telah mengingatkan,
jangan jatuhkan dirimu
ke dalam kebinasaan
dengan tanganmu sendiri.
Hidup ini amanah, tubuh ini titipan,
akal adalah cahaya yang harus dijaga dengan iman.
Jauhilah narkoba, dekatilah sajadahmu,
karena ketenangan sejati bukan pada barang haram,
tetapi pada hati yang dekat dengan Allah.
Banda Aceh, 23 April 2026
